Antisipasi Kerusuhan Di Tanjung Balai, Polres Jepara Gelar Rakor Dengan FKUB

IMG-20160802-WA0040 IMG-20160802-WA0048Tribratanewsjepara.com – Paska terjadi kerusuhan yang terjadi di Tanjung Balai Sumatera Utara pada Jum’at (29-07-2016) malam lalu yang mengakibatkan beberapa Vihara dan Klenteng dibakar. Polres Jepara dan Polsek jajaran langsung bergerak cepat untuk meredam kerusuhan yang berbau SARA tersebut dengan melakukan rapat koordinasi dengan FKUB Kabupaten Jepara, Sabtu (30-07-2016).

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menerangkan rapat koordinasi antara Polres Jepara dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jepara diiikuti beberapa stake holder diantaranya dari Kodim 0719 Jepara, Kesbangpollinmas Kabupaten Jepara dan Satpol Pp Kabupaten Jepara. Rakor ini membahas terkait dengan kejadian kerusuhan yang terjadi di Tanjung Balai Sumatera semalam tidak terjadi atau terulang di wilayah Kabupaten Jepara.

Dalam sambutannya Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menyampaikan beragamnya suku, agama dan budaya di wilayah Indonesia harus senantiasa kita jaga demi terciptanya situasi yang aman dan nyaman. Toleransi antar umat beragama di Indonesia sudah diakui didunia Internasional sehingga kerukunan antar umat di wilayah kita harus senantiasa kita jaga, aparat kepolisian beserta TNI akan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Indonesia pada umumnya dan di Jepara pada khususnya.

Selain itu Kapolres juga menitipkan pesan Kamtibmas kepada para tokoh agama yang turut hadir dalam acara rapat korrdinasi FKUB diantaranya dari agama Islam (NU, Muhamadiyah, Syiah), Kristen Protestan, Kristen katolik, Hindu dan Budha untuk menyampaikan kepada warga masyarakat / santri / jemaatnya untuk lebih bijaksana dan arif dalam menyikapi isu-isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat terutama berita atau pesan yang dikirim melalui media sosial seperti facebook, twitter, whatsapp, blackberry messenger dan media elektronik lainnya.

Selain mengadakan Rakor FKUB, Kapolres Jepara sebelumnya juga sudah meng instruksikan terhadap jajarannya untuk mengadakan patroli dan koordinasi dengan Pengurus Vihara dan Klenteng yang ada di wilayah Kabupaten Jepara.

Dalam koordinasi tersebut, petugas dari Kepolisian meminta kepada pengurus Vihara dan Klenteng untuk tidak terprovokasi dengan adanya pengrusakan tempat ibadah di Tanjung Balai Sumut. Selain itu juga meminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu kordinaasi dengan aparat kepolisian serta tetap menjaga toleransi antar umat beragama demi terciptanya situasi Kamtibmas yang mantap di Kabupaten Jepara. (AS)

IMG-20160730-WA0041 IMG-20160730-WA0047 IMG-20160730-WA0057 IMG-20160730-WA0059

Ribuan Orang Saksikan Lomba Burung “Kapolres Jepara Cup II”

Tribratanewsjepara.com – Kepala Kepolisian Resor Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH membuka acara lomba burung berkicau “Kapolres Jepara Cup II”, Minggu (31-07-2016) siang. Lomba burung berkicau ini dalam rangka HUT Bhayangkara ke-70 Tahun 2016 dan sekaligus Launching Pengurus PBI (Pelestari Burung Indonesia) Cabang Jepara.

Lomba Burung Berkicau “Kapolres Jepara Cup II” terdiri dari lima kelas, kelas pertama yaitu Kelas Kapolres dilanjut dengan Kelas Wakapolres, Kelas Kabag, Kelas Kasat dan yang terakhir adalah Kelas Kapolsek.

Sebagai juara umum single fighter diraih oleh Fitri BKS Samarinda dari Kalimantan Timur sedangkan juara umum Bird Club diraih oleh Duta KLI Jepara. Acara lomba ditutup dengan pembagian doorprize.
IMG-20160731-WA0045 IMG-20160731-WA0043 IMG-20160731-WA0044

Peringati HUT Bhayangkara, Polsek Keling Gelar “Bhareta”

IMG-20160731-WA0070
Kapolsek Keling AKP Mahendra selaku Ketua Panitia Bhareta sedang memebrikan sambutan
IMG-20160731-WA0068
Kasat Lantas AKP Andika Wiratama melepas peserta Trabas Bhareta
IMG-20160731-WA0080
Penarikan Undian Bhareta

Tribratanewsjepara.com – Kepala Kepolisian Sektor Keling AKP IDG Mahendra menggandeng pecinta trail club dan Rumah Sakit Rehatta untuk menggelar acara Trabas di wilayah Kecamatan Keling, Minggu (31-07-2016) pagi. Acara yang bertajuk Bhayangkara Rehatta Trail Adventur” yang disingkat dengan nama Bhareta.

Kapolsek Keling AKP Mahendra menjelaskan even ekstrem yang menggunakan motor trail itu diikuti oleh puluhan pecinta trail adventure dari berbagai daerah. Acara uji nyali ini melintasai berbagai macam medan ekstrim yang telah disiapkan oleh panitia dari medan berbatu, berlumpur dan berair semuanya ada. Peserta Trabas menempuh jarak puluhan kilometer yang melewati Desa Kelet – Desa Jlegong – Desa Klepu – Desa Watuaji – Desa Damarwulan yang mana garis finish di depan Rumah Sakit Rehatta Kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara.

Dalam sambutannya AKP Mahendra selaku Ketua Panitia Bhareta menyampaikan kegiatan Trabas ini untuk dijadikan sebagai kegiatan yang positif dan semoga dalam pelaksanaannya dapat menghindarkan kita dan saudara – saudara kita dari bahaya Narkoba. Selain itu Trabas harus bisa menjadi contoh dalam berlalu lintas yang baik dan berkeselamatan.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penarikan undian hadian hiburan dan hadiah utama oleh panitia Bhayangkara Rehatta Trail Adventure. (AS)

Sat Polair Polres Jepara Amankan Dua Kapal Nelayan Tak Ber-SIPI dan SPB

IMG-20160728-WA0087
Kasat Polair AKP Hendrik Irawan SH sedang memeriksa kelengkapan surat kapal nelayan.

IMG-20160728-WA0083Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Jepara, melakukan patroli perairan laut dan melakukan pemeriksaan terhadap kapal nelayan yang melintas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (28/07/2016) sekira pukul 14.35 Wib.

Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan SH menjelaskan kapal patroli perairan Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Jepara melaksanakan patroli perairan laut Jepara. Saat berada di lokasi dengan titik koordinat 06*31’60.7″ LS – 110*38’91.6″BT telah menghentikan dan melakukan pemeriksaan surat-surat terhadap kapal KMN H.S. Syafunatun Anwar. Setelah petugas Sat Polair melakukan pemeriksaan surat-surat kapal, ternyata dokumen kapal KMN H.S. Syafunatun Anwar berupa Surat Ijin Penangkap Ikan (SIPI) yang telah kadaluarsa atau habis masa berlakunya dan tidak dilengkapi dengan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang dikeluarkan dari kantor Syahbandar.

Selain itu, petugas Polair juga melakukan pemeriksaan terhadap kapal KMN Timbul Mulyo B di koordinat 06*31’0.39″ LS – 110*38’01.1″BT. KMN Timbul Mulyo B tidak dilengkapi dengan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang dikeluarkan dari kantor Syahbandar.

“Kapal KMN H.S. Syafunatun Anwar yang dinahkoda oleh Tasmari (48) warga Kabupaten Rembang melanggar pasal 98 jo pasal 42 (3) atau pasal 93 (1) UU RI nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan. Sedangkan Kapal KMN Timbul Mulyo B yang dinahkodai oleh Heri Sutrisno (35) melanggar pasal 98 jo pasal 42 (3) UU RI nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan. Kedua kapal nelayan tersebut diamankan oleh Sat Polair Polres Jepara,” terang AKP Hendrik Irawan SH.

“Selain itu, kegiatan patroli juga untuk memberikan himbauan Kamtibmas, serta untuk mengantisipasi peredaran gelap Narkoba, Miras dan barang hasil kejahatan lainnya melalui jalur laut,” tegasnya. (AS)