Polres Jepara Imbau Pemain Game Pokemon Go “Ingat Keamanan dan Keselamatan Diri Pribadi dan Orang Lain”

unduhan
Foto : Dok. youtube.com
images (1)
Foto : Dok. youtube.com

Tribratanewsjepara.com – Saat ini banyak terjadi kecelakaan Lalu Lintas, salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah Human Error (kelalaian manusia). Kebanyakan kecelakaan lalu lintas adalah kurangnya konsentrasi dari pengendara itu sendiri, ada juga akibat sambil bermain telepon seluler (Handphone) sambil mengemudi, apalagi saat ini masyarakat pada umumnya sedang dilanda game Pokemon Go yang saat ini sedang ngetrend. Padahal sudah ada peraturan dari undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tentang penggunaan telepon seluler saat mengemudi.

Peraturan tentang larangan tersebut sudah di atur dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 283, yang berbunyi :  Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750 ribu.

Di dalam berlalu lintas jajaran kepolisian juga sering memberikan arahan atau himbauan secara lisan maupun tulisan baik melalui media cetak maupun elektronik kepada masyarakat agar selalu menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) dan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) dalam hal ini juga sering terjun ke lapangan baik ke masyarakat maupun ke sekolah-sekolah untuk menegakkan program pelopor keselamatan berlalu lintas dan Harkamtibmas.

Kapolres Jepara Ajun Komisaris Polisi M Samsu Arifin SIK MH juga mengajak semua komponen masyarakat Kabupaten Jepara untuk bersama-sama menciptakan dan memelihara situasi Kamtibmas di wilayah Jepara agar terus dan tetap kondusif. Selain itu kami juga menghimbau kepada masyarakat jangan bermain telepon seluler saat berkendara apalagi bermain game, mari “Jadilah Pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan”. (AS)

Polres Jepara Jaga Ketat “Tradisi Lomban” Di Kabupaten Jepara

DSC_0259 DSC04185 DSC04205 DSC04207 DSC04230 DSC04259 DSC_0226 DSC_0243Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara melaksanakan pengamanan tradisi Syawalan / Lomban (Kupatan) masyarakat Kabupaten Jepara, Rabu (13-07-2016) pagi. Tradisi Syawalan merupakan puncak perayaan hari Raya Idul Fitri bagi masyarakat Kabupaten Jepara dengan ditandai pelaksanaan larung sesaji kepala kerbau di laut.

Kapolres Jepara Ajun Komisaris Polisi M Samsu Arifin SIK MH menerangkan ratusan personil Polres Jepara diterjunkan untuk mengamankan jalannya rangkaian tradisi Syawalan. 341 personil Polres Jepara ditambah dengan pasukan dari Kodim 0719 Jepara, Sat Pol PP Kabupaten Jepara dan Dishub Kabupaten Jepara diploting di berbagai lokasi seperti tempat pelelangan ikan (TPI) Ujung Batu sebagai start larungan kepala kerbau, kemudian personil juga di tempatkan di obyek-obyek wisata alam seperti Pantai Kartini Jepara, Pantai Tirta Samudra Bandengan, Pantai Teluk Awur, Pantai Benteng Portugis, Wisata Air Terjun Songgo Langit, Hutan Karet, Hutan Pinus. Tempat wisata buatan juga tak luput dari pengamanan anggota kami, seperti waterboom Tiara Park, Jepara Ourland Park dan tempat hiburan masyarakat lainnya seperti Orkes dangdut dan wayang kulit.

Lebih lanjut, setiap tahapan Pesta Lomban / Syawalan tidak luput dari pemantauan atau pengamanan kepolisian, dari mulai kirab kerbau menuju RPH sampai dengan pemotongan kepala kerbau, pertunjukan wayang kulit semalam suntuk, pengamanan sesaji yang untuk larungan sampai dengan prosesi larungan di laut. Festival Kupat Lepet Pesta Lomban di Pantai Kartini Jepara juga mendapat pengamanan ketat.

Dilaut, kami juga memaksimalkan pengamanan larugan sesaji karena ini yang sangat vital dan rawan terjadinya kecelakaan laut antar kapal yang mengikuti tradisi lomban. Kami menerjunkan seluruh kekuatan dari Sat Polair Polres Jepara dan Dit Polair Polda Jateng serta Polair Baharkam Polri untuk membantu jalannya larungan kepala kerbau.

Selesai prosesi pelarungan dan Kupatan, seluruh personil dibagi habis untuk melaksanakan pengamanan di obyek-obyek wisata. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang berlibur atau berekreasi bersama keluarga di wilayah Jepara. Menurut pantauan petugas kami di lapangan terpantau sedikitnya 10.000 masyarakat dari berbagai daerah memadati Pantai Tirta Samudra Bandengan, begitu juga dengan pantai Kartini Jepara dan tak sedikit pula masyarakat yang menyeberang ke Pulau Panjang.

DSC04358 DSC04301 DSC04288 DSC04270 DSC04283