Monthly Archives: Juli 2016

Kapolres Jepara Pantau Wilayah Dengan Bersepeda Onthel

FB_IMG_1469712024827Tribratanewsjepara.com – Bersepeda merupakan aktifitas yang biasa dilakukan oleh Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH. Kegiatan yang menyehatkan tersebut dilakoninya juga sekaligus untuk melakukan patroli bersepeda di jalan protokol Kabupaten Jepara diawal aktifitasnya, Kamis (28-07-2016).

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menerangkan patroli bersepeda selain untuk membugarkan tubuh juga sekaligus untuk melakukan pemantauan arus lalu lintas di jalan protokol Kabupaten Jepara.

“Sekaligus mengecek kehadiran anggota Polres Jepara dalam melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di ruas serta penggal-penggal jalan terutama di ruas jalan yang potensial kemacetan seperti di depan sekolah dan perkantoran. Hal ini untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas, sehingga masyarakat dapat melakukan aktifitasnya dengan lancar dan aman,” tuturnya. (AS)

Polres Jepara Gelar Minggu Sehat, Minggu Ceria Bersama Sipangling

IMG-20160724-WA0038 IMG-20160724-WA0039 IMG-20160724-WA0037 IMG-20160724-WA0036 IMG-20160724-WA0035Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara melalui Satuan Lalu Lintas Polres Jepara menggelar acara Minggu Sehat, Minggu Ceria bersama Sipangling (Polisi Panggung Keliling), Minggu (24-07-2016) pagi. Kegiatan ini digelar berbarengan saat Car Free Day di alun-alun kota Jepara.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Andhika Wiratama SIK menjelaskan kami membuat inovasi berupa kendaraan bermotor roda enam yang dimodifikasi sedemikian rupa sebagai sarana atau media untuk menyampaikan informasi atau kegiatan Kepolisian di Polres Jepara. Yang kemudian kendaraan tersebut kami sebut sebagai Polisi Panggung Keliling (Sipangling).

Lebih lanjut, dengan adanya inovasi ini kami mengharapkan bisa memberikan dampak yang positif terhadap kinerja Polri khususnya Polres Jepara dan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jepara dengan tujuan utama meningkatkan kemitraan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Sipangling kami optimalkan pada saat kegiatan masyarakat seperti pada saat acara Car Free Day dan Car Free Night di alun-alun Jepara. Seperti beberapa waktu lalu, kami menggelar acara bertajuk “Minggu sehat, Minggu ceria bersama Sipangling”. Kami melaksanakan senam aerobik bersama masyarakat Kabupaten Jepara dan safety riding serta sosialisasi tertib berlalu lintas. Masyarakat sangat antusias sekali mengikuti kegiatan Sipangling ini.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini kami mengharapkan dapat menjalin kemitraan dengan masyarakat dan tentunya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, sehingga Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas dapat terwujud,” tutur AKP Andhika. (AS)

Polres Jepara dan Polsek Rayon Tengah Serentak Gelar “Blue Light Patrol”

Aap Kapolres Jepara

Kapolres Jepara sedang memberikan arahan kepada personil patroli

IMG-20160723-WA0011 IMG-20160724-WA0019 Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara dan Polsek Rayon Tengah secara serentak menggelar “Blue Light Patrol” di wilayah Jepara Kota, Sabtu (23-07-2016) malam. Dengan menggunakan kendaraan dinas yang dilengkapi rotator biru, jajaran Kepolisian berpatroli ke sejumlah lokasi rawan gangguan Kamtibmas.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menerangkan kegiatan patroli ini dinamakan “Blue Light Patrol” adalah kegiatan polisi yang berpatroli di lokasi dan sepanjang jalur menggunakan kendaraan dinas dengan menyalakan lampu rotator biru sebagai isyarat kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat sebagai bentuk pencegahan terhadap gangguan Kamtibmas maupun kejahatan lainya.

“Untuk tingkat Polres, Blue Light Patrol dilaksanakan setiap malam yang dilaksanakan oleh personil Sabhara dan Lalulintas Polres Jepara yang dipimpin oleh Perwira Pengawas. Selain itu di tingkat Polsek jajaran juga melakukan hal yang sama,” tambah Kapolres.

BANSER Jepara Menyatakan Sikap “Mengutuk Bom Bunuh Diri Di Polresta Surakarta, Aksi Terorisme dan Paham Radikal”

IMG-20160722-WA0096

Kasat Intelkam sedang memberikan sambutan pada acara pernyataan sikap Banser Kabupaten Jepara

IMG-20160722-WA0094 Tribratanewsjepara.com – Kasat Intelkam Polres Jepara AKP Hari Jatmiko mengikuti acara pernyataan sikap Banser Kabupaten Jepara di rumah makan Watu Pawon Desa Mulyoharjo Kecamatan Jepara, Kamis (21-07-2016) pukul 14.30 Wib. Banser Kabupaten Jepara menyatakan sikap “Mengutuk bom bunuh diri di Polresta Surakarta, Aksi Terorisme dan Paham Radikal”.

Dalam sambutannya Kasat Intelkam Polres Jepara menyampaikan beberapa hal diantaranya adalah Kondusifitas wilayah di Kabupaten Jepara harus selalu kita jaga, Paham yang sifatnya bersebarangan dengan NKRI ( Radikalisme) tidak dibenarkan di Indonesia, Segala macam bentuk Teror yang dilaksanakan oleh kelompok tertentu harus kita lawan bersama, BANSER adalah salah satu dari beberapa target atau musuh yang akan di perangi oleh kelompok Radikal, BANSER dan Polri Bersatu padu dalam memberantas paham Radikalisme di Indonesia karena paham tersebut tidak dibenarkan di Indonesia.

Selain Kasat Intelkam, pernyataan sikap dihadiri oleh Ketua Banser Kabupaten Jepara Sholihin dan perwakilan Banser dari masing-masing Kecamatan se Kabupaten Jepara. Selesai sambutan dilanjutkan dengan penandatanganan pernyataan sikap.

Polres Jepara Kawal Aksi Damai Forum Warga Jepara Di Kejaksaan Negeri Jepara

IMG-20160722-WA0075 IMG-20160722-WA0071 IMG-20160722-WA0072Tribratanewsjepara.com – Ratusan personil Polres Jepara dikerahkan untuk mengawal dan mengamankan aksi damai Forum Warga Jepara di depan Kantor Kejaksaan Negeri Jepara, Jum’at (22-07-2016). Seribuan masyarakat yang tergabung dalam Forum Warga Jepara bertujuan untuk menanyakan kepada Kajari Jepara mengenai keluarnya status tersangka Bupati Jepara KH. Ahmad Marzuki, SE dalam kasus tindak pidana korupsi Dana Bantuan Parpol PPP tahun 2011-2012 di Kabupaten Jepara.

Dalam orasinya di depan Kantor Kejaksaan Negeri Jepara, dari perwakilan Forum Warga Jepara menyampaikan orasi dan tuntutan kepada pihak Kejaksaan Negeri Jepara diantaranya adalah Stop kriminalisasi oleh Kejaksaan, Hentikan praktek KKN di institusi Kejaksaan, Tegakkan Hukum secara profesional, Jangan gunakan institusi Kejaksaan untuk kepentingan pribadi, Patuhi 5 butir Instruksi Presiden kepada Kejaksaan.

Dua spanduk besar dibentangkan yang bertuliskan “Ojo Dumeh Nduwe Jaksa Agung”. Selain spanduk massa juga membawa poster-poster yang diantaranya bertuliskan “Pak Kajati tolong kasus Dana Banpol di SP3, Kami Diam Bukan Berarti Takut, Kejari Kejati Jangan Bungkam!!!, Selamatkan Jepara dari Sontoloyo, Jangan Cari-cari BRoth, Kejari adili yang Harus diadili, Stop arogansi wewenang Banpol = politisasi kriminal intervensi, Yen Wani Ojo Intimidasi, Kasus Banpol Purworejo, Salatiga, Demak tidak terbukti ada apa dengan Banpol PPP Jepara, Hukun bukan mainan, Jangan permainkan hukum Bro!, Kue Dua jaksa agung kene duwe Maha agung, Marzuki harga mati, Marzuki Guruku Marzuki Kyaiku, Save Marzuki, Usut Tuntas Kasus Tambak, Kami tak rela bupatiku di penjara, Kasus banpol = kriminalisasi, Aku tak mau jeparaku di pimpin orang sontoloyo”. Selain itu massa juga mengenakan ikat kepala yang bertuliskan “Marzuki”, terang Kapolsek Jepara Kota AKP Sriyono.

Lebih lanjut, Kapolsek Jepara menerangkan setelah massa mendapat tanggapan dari Kepala Kejaksaan  Negeri Jepara Jaksa Madya Yunindaru Winarsih SH MHum didampingi para Kasi Kejaksaan Negeri Jepara selanjutnya meninggalkan lokasi Kantor Kejaksaan Negeri Jepara menuju ke depan Pendopo Kabupaten Jepara untuk memberikan dukungan moril kepada Bupati Jepara. Dan sekitar pukul 10.00 Wib massa meninggalkan lokasi depan Pendopo Kabupaten Jepara dan melanjutkan konvoi menuju jalan Pemuda, dan di depan kantor BRI Cabang Jepara para massa membubarkan diri menuju rumah masing – masing dengan tertib dan aman. (AS)

Kapolres Jepara Larang Keras Anggotanya Bermain Game Berbasis GPS

DSC_0036

Kapolres Jepara sedang memeriksa Gadget milik anggota Sat Sabhara

DSC_0011 Tribratanewsjepara.com – Demam permainan Pokemon Go yang akhir-akhir ini ramai diberitakan dan sudah merambah diberbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, untuk setelah adanya instruksi dari Mabes Polri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Menpan RB)  tentang larangan bermain game virtual berbasis GPS di lingkungan Instansi Pemerintah. Untuk itu Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melarang anggotanya untuk memainkan game ini.

Dikhawatirkan kinerja anggota Polres Jepara terganggu manakala bermain game “Bukan permainan Pokemon Go saja namun semua permainan yang dilakukan pada saat jam kerja dilarang oleh Kapolres Jepara “Kita dibayar oleh Negara bukan untuk berman game! namun untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat”, tegas Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH pada saat memberikan arahan pada apel pagi pada Jum’at (22-07-2016) di halaman apel Polres Jepara.

Kapolres Jepara juga menegaskan kepada seluruh personil Polres Jepara bahwa pimpinan tertinggi kita sudah melarang, bila ada anggota yang tidak patuh akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Disamping melarang menggunakan permainan berbasis GPS, Kapolres juga menginstruksikan agar area Mapolres streril dari perburuan Pokemon. “Larangan keras bagi siapa saja yang sengaja datang ke Mapolres Jepara hanya untuk mencari Pokemon. Jika ada, akan kami tindak tegas,” tegas AKBP M Samsu Arifin SIK MH.

Selesai pelaksanaan apel pagi, Kapolres Jepara bersama pejabat utama melakukan pengecekan terhadap handphone milik anggota untuk mengecek apakah ada anggota Polres Jepara yang sudah mengunduh permainan tersebut di gadget mereka. (AS)

Sedang Asik Pesta Narkoba, Tujuh Orang Dibekuk Polisi

IMG-20160721-WA0101

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH saat press release (21/07/2016)

IMG-20160721-WA0098Tibratanewsjepara.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Jepara membekuk tujuh orang yang sedang melaksanakan pesta Narkoba di desa Cepogo Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara, Rabu (13-07-2016) 12.05 Wib dini hari. Delapan pelaku diamankan saat sedang melaksanakan pesta Narkoba di rumah RI Als Gombol yang beralamat di Desa Cepogo Rt **/** Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara.

Menurut Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH saat jumpa pers dengan awak media di depan kantor Sat Reskrim Polres Jepara menerangkan penangkapan ketujuh orang tersebut berawal saat Satuan Reserse Narkoba mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah RI Als Gombol yang beralamat di Desa Cepogo Rt **/** Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara sering digunakan pesta Shabu-shabu. Atas dasar tersebut Kasat Narkoba AKP Supardiyono Spd bersama anggota menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan, dan pada hari Rabu tanggal 13 Juli 2016 sekitar pukul 00.05 Wib anggota Sat Res Narkoba melihat aktifitas yang mencurigakan di rumah tersebut dan melakukan penggrebekan dan didapati tujuh orang sedang mengkonsumsi Shabu-shabu dan langsung dilakukan penangkapan.

Lebih lanjut, ketujuh orang yang kedapatan sedang melakukan pesta Narkoba tersebut adalah RI Als Gombol (Pengedar dan pemilik rumah), HM, SMK, DS, AZ, DK, ASD. Adapun petugas Sat Resnarkoba mengamankan barang bukti di TKP berupa satu paket Narkoba golongan I jenis shabu, satu paket Narkoba golongan I jenis shabu sisa  hisap, satu buah plastik bekas bungkus shabu-shabu, dua alat hisap (Bong) yang diamankan dari RI Als Gombol. selain itu petugas juga menngamankan Satu paket kecil Narkotika golongan I jenis Shabu disita dari DS Als Sireng dan satu paket Narkotika golongan I jenis Shabu-shabu yang disita dari DK Als Buseng.

“RI Als Gombol terancam pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama dua puluh tahun dan pidana denda paling sedikit satu milyar rupiah dan paling banyak sepuluh milyar rupiah. Sedangkan HM, SMK, DS, AZ, DK, ASD dikenai pasal 112 ayat (1) dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling laam dua belas tahun dan pidana denda paling sedikit delapan ratus juta rupiah dan paling banyak delapan milyar rupiah,” tutur Kapolres Jepara. (AS)

Hadiri Acara Panen Raya Padi, Kapolres Jepara Sambut Kedatangan Menteri Pertanian

IMG-20160714-WA0078 IMG-20160714-WA0076 IMG-20160714-WA0077Tribratanewsjepara.com – Forum Koordiansi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Jepara menyambut kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia DR Ir H Andi Amran Sulaiman MP beserta rombongan di lapangan desa Batukali Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara, Kamis (14-07-2016) sore. Rombongan  Menteri Pertanian Republik Indonesia tiba di lokasi sekitar pukul 16.50 Wib dan langsung menuju ke tenda tamu VIP.

Kedatangan Menteri Pertanian beserta rombongan di kabupaten Jepara guna menghadiri acara panen raya padi yang di gelar di sawah Desa Batukali Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Usai memberikan sambutan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama dengan rombongan diantar menuju lokasi panen raya dan melakukan seremoni panen secara simbolis.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Pertanian juga memberikan bantuan alat-alat penunjang pertanian berupa Traktor Roda 4 New Holand sejumlah 3 unit, Traktor Roda 2 Quick G 3000 Zeva 25 unit, Pompa Air 6 inch 10 unit, Pompa Air 6 inch 15 unit dan Transplanter Indo Jarwo sebanyak 13 unit yang deserahkan kepada petani di Kabupaten Jepara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadistanak Provinsi Jateng, Direkrut Serealia, Ka BPTP Provinsi Jateng, Direktur OPP Bulog, Danrem 073/Makutarama, Kasrem 073/Makutarama, Kasiter Rem 073/Mkt, Forkopinda Jepara dan tamu undangan kurang lebih 500 orang.

Dalam sambutannya Menteri Pertanian (DR. IR. H. Andi Amran Sulaiman,M.P) menyampaikan beberapa hal diataranya adalah Menteri Pertanian akan memberikan bantuan traktor sejumlah 25 unit tambahan dari pusat, memberikan benih jagung serta pupuk gratis kepada petani di kabupaten Jepara. Kami dipaksa untuk import jagung dari luar negeri tetapi kami tahan dipelabuhan dan tidak boleh masuk ke Indonesia serta Import sekarang turun 47 persen yang biasanya hanya turun 5 persen dan ekspor tahun 2015 ke luar negeri naik 100 persen.

Selama kegiatan berlangsung dalam keadaan tertib dan aman. Rombongan Menteri Pertanian Republik Indonesia meninggalkan lokasi panen raya sekitar pukul 17.30 Wib kembali menuju ke Semarang. (AS)

Polres Jepara Imbau Pemain Game Pokemon Go “Ingat Keamanan dan Keselamatan Diri Pribadi dan Orang Lain”

unduhan

Foto : Dok. youtube.com

images (1)

Foto : Dok. youtube.com

Tribratanewsjepara.com – Saat ini banyak terjadi kecelakaan Lalu Lintas, salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah Human Error (kelalaian manusia). Kebanyakan kecelakaan lalu lintas adalah kurangnya konsentrasi dari pengendara itu sendiri, ada juga akibat sambil bermain telepon seluler (Handphone) sambil mengemudi, apalagi saat ini masyarakat pada umumnya sedang dilanda game Pokemon Go yang saat ini sedang ngetrend. Padahal sudah ada peraturan dari undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tentang penggunaan telepon seluler saat mengemudi.

Peraturan tentang larangan tersebut sudah di atur dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 283, yang berbunyi :  Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750 ribu.

Di dalam berlalu lintas jajaran kepolisian juga sering memberikan arahan atau himbauan secara lisan maupun tulisan baik melalui media cetak maupun elektronik kepada masyarakat agar selalu menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) dan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) dalam hal ini juga sering terjun ke lapangan baik ke masyarakat maupun ke sekolah-sekolah untuk menegakkan program pelopor keselamatan berlalu lintas dan Harkamtibmas.

Kapolres Jepara Ajun Komisaris Polisi M Samsu Arifin SIK MH juga mengajak semua komponen masyarakat Kabupaten Jepara untuk bersama-sama menciptakan dan memelihara situasi Kamtibmas di wilayah Jepara agar terus dan tetap kondusif. Selain itu kami juga menghimbau kepada masyarakat jangan bermain telepon seluler saat berkendara apalagi bermain game, mari “Jadilah Pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan”. (AS)

Polres Jepara Jaga Ketat “Tradisi Lomban” Di Kabupaten Jepara

DSC_0259 DSC04185 DSC04205 DSC04207 DSC04230 DSC04259 DSC_0226 DSC_0243Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara melaksanakan pengamanan tradisi Syawalan / Lomban (Kupatan) masyarakat Kabupaten Jepara, Rabu (13-07-2016) pagi. Tradisi Syawalan merupakan puncak perayaan hari Raya Idul Fitri bagi masyarakat Kabupaten Jepara dengan ditandai pelaksanaan larung sesaji kepala kerbau di laut.

Kapolres Jepara Ajun Komisaris Polisi M Samsu Arifin SIK MH menerangkan ratusan personil Polres Jepara diterjunkan untuk mengamankan jalannya rangkaian tradisi Syawalan. 341 personil Polres Jepara ditambah dengan pasukan dari Kodim 0719 Jepara, Sat Pol PP Kabupaten Jepara dan Dishub Kabupaten Jepara diploting di berbagai lokasi seperti tempat pelelangan ikan (TPI) Ujung Batu sebagai start larungan kepala kerbau, kemudian personil juga di tempatkan di obyek-obyek wisata alam seperti Pantai Kartini Jepara, Pantai Tirta Samudra Bandengan, Pantai Teluk Awur, Pantai Benteng Portugis, Wisata Air Terjun Songgo Langit, Hutan Karet, Hutan Pinus. Tempat wisata buatan juga tak luput dari pengamanan anggota kami, seperti waterboom Tiara Park, Jepara Ourland Park dan tempat hiburan masyarakat lainnya seperti Orkes dangdut dan wayang kulit.

Lebih lanjut, setiap tahapan Pesta Lomban / Syawalan tidak luput dari pemantauan atau pengamanan kepolisian, dari mulai kirab kerbau menuju RPH sampai dengan pemotongan kepala kerbau, pertunjukan wayang kulit semalam suntuk, pengamanan sesaji yang untuk larungan sampai dengan prosesi larungan di laut. Festival Kupat Lepet Pesta Lomban di Pantai Kartini Jepara juga mendapat pengamanan ketat.

Dilaut, kami juga memaksimalkan pengamanan larugan sesaji karena ini yang sangat vital dan rawan terjadinya kecelakaan laut antar kapal yang mengikuti tradisi lomban. Kami menerjunkan seluruh kekuatan dari Sat Polair Polres Jepara dan Dit Polair Polda Jateng serta Polair Baharkam Polri untuk membantu jalannya larungan kepala kerbau.

Selesai prosesi pelarungan dan Kupatan, seluruh personil dibagi habis untuk melaksanakan pengamanan di obyek-obyek wisata. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang berlibur atau berekreasi bersama keluarga di wilayah Jepara. Menurut pantauan petugas kami di lapangan terpantau sedikitnya 10.000 masyarakat dari berbagai daerah memadati Pantai Tirta Samudra Bandengan, begitu juga dengan pantai Kartini Jepara dan tak sedikit pula masyarakat yang menyeberang ke Pulau Panjang.

DSC04358 DSC04301 DSC04288 DSC04270 DSC04283