Kapolres Jepara Audiensi Dengan Warga Desa Tunahan

DSC03047Tribratanewsjepara.com – Pada hari Selasa tanggal 26 Januari 2016 pukul 08.00 Wib Polsek Keling telah melakukan penangkapan di Ds. Giling Kec. Gunung wungkal Kab. Pati terhadap salah seorang indikasi pelaku pengeroyokan an. I****to bin Kasiran, 29 th, Islam, petani, alamat Ds. Giling Kec. Gunung wungkal Kab. Pati. Pada pukul 12.30 Wib TSK an. I****to telah dipindahkan dari Polsek Keling ke Polres Jepara dikarenakan dari pihak warga Ds. Tunahan Kec. Keling Kab. Jepara berkeinginan untuk membebaskan TSK.

Pada pukul 13.30 Wib warga Ds. Tunahan sekitar 100 orang dengan menggunakan 4 Kbm diantaranya 2 Kbm Truk serta 2 Kbm pick up  mendatangi Polres Jepara dengan maksud dan tujuan agar TSK dibebaskan dari proses hukum. Rombongan diterima Kapolres Jepara di Aula Polres Jepara yang dilanjutkan audiensi.

Dalam audiensi Sdr. Jianto selaku perwakilan warga menyampaikan kepada Kapolres Jepara agar Sdr. I (TSK yg ditangkap) dibebaskan karena tidak bersalah, dan korban dibunuh karena mempunyai hutang banyak kepada warga, serta diduga sebagai dukun santet yang membuat resah.

Kapolres Jepara terkait tuntutan dari perwakilan warga memberikan tanggapan antara lain sbb :

1.        Mengucapkan terima kasih karena telah datang ke Polres Jepara dengan tertib.

2.        Kepolisian akan memberikan apresiasi bila para pelaku bersedia bertanggung jawab atas meninggalnya korban dan menyerahkan diri kepada Kepolisian sehingga mempercepat proses hukum.

3.        Terkait adanya isu bahwa korban adalah tukang santet itu tidak dapat dijadikan alasan untuk dapat melakukan pembunuhan.

4.        Apabila korban mempunyai masalah hutang piutang dengan warga bisa diselesaikan lewat jalur hukum, bukan malah main hakim sendiri karena kita berada di Negara yang mempunyai aturan hukum dan agama.

5.        Polres Jepara dengan adanya kasus tersebut tetap akan melakukan proses hukum sesuai yang diamanatkan oleh Undang-Undang dan siapapun yang telah menghilangkan nyawa baik secara perorangan maupun kelompok tidak dapat lepas dari jeratan hukum.

6.        Kapolres Jepara berpesan agar setelah ini masyarakat dipersilahkan kembali dengan tertib dan jangan membuat / menambah persoalan baru yang bisa memperkeruh suasana.

Selain Sdr. I****nto, Polres Jepara sudah ditangkap dan diamankan sebanyak 13 orang yang kesemuanya adalah warga Ds. Tunahan Kec. Keling Kab. Jepara.

Sekitar pukul 15.00 Wib warga Ds. Tunahan kembali ke rumah dengan pengawalan Personil Sat Sabhara dan sebagian warga ikut naik ke dalam Truk Sabhara untuk dipulangkan karena satu orang Sopir pick up an. R****an terindikasi sebagai TSK dan masih dilakukan pemeriksaan.

DSC_0112

Panggilan Luar Biasa Polres Jepara

DSC02980Tribratanewsjepara.com – Selasa (26/01) sekitar pukul 10.00 Wib personil Polres Jepara dikejutkan dengan alarm stelling atau panggilan luar biasa. Seluruh personil berlarian keluar ruangan menuju lapangan upacara untuk berkumpul sesuai program tetap pengamanan Markas.

Panggilan Luar Biasa atau alarm stelling dilakukan untuk mengecek kesiapan personil dalam mengamankan markas Polres Jepara apabila terjadi kontinjensi. Sehingga apabila terjadi hal-hal yang bersifat kontinjensi seperti halnya rusuh massa, bencana alam, dan lain sebagainya, kesiapsiagaan personil Polres Jepara tetap terlatih.

Dalam arahannya, Kabag Ops Kompol Slamet Riyadi menyampaikan agar personil selalu up to date terhadap isu-isu yang sedang berkembang baik lokal, regional maupun nasional. Sehingga personil dapat mengantisipasi kejadian-kejadian mungkin akan timbul di wilayah Polres Jepara. Diharapkan juga agar masing-masing Kasat untuk selalu memelihara peralatan dinas yang ada agar apabila sewaktu-waktu terjadi kontinjensi, peralatan tersebut siap digunakan.

DSC02995