Simulasi Penanganan Laka Lantas Lintas Sektoral Polsek Kedung

Tribratanewsjepara.com – Guna  meningkatkan sinergitas antara Polsek dengan Puskesmas dalam penanganan kecelakaan lalu lintas, Kapolsek Kedung menggandeng Kepala Puskesmas Kedung untuk sama-sama berlatih dalam penanganan Laka Lantas.

Kedung Latihan TPTKP Laka (1)

Skenario simulasi penanganan kecelakaan lalu lintas tersebut dimulai dengan adanya salah seorang warga desa tanggultlare yang melihat adanya kejadian Laka Lantas, kemudian warga tersebut melapor ke Polsek Kedung agar kejadian laka lantas tersbut dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Pelapor menerangkan bahwa terjadi tabrak lari antara sepeda motor dengan KBM yang belum diketahui identitasnya, yang mana korban pengendara sepeda motor jatuh di jalan dan mengalami luka yang cukup parah. KBM yang terlibat laka lantas tersebut langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Kedung Latihan TPTKP Laka

Setelah mendapat laporan personil Polsek Kedung yang sedang melaksanakan piket dipimpin Kanit Sabhara langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Kedung lalu bergegas meluncur ke TKP untuk menolong korban. Sesampainya di TKP petugas dari Polsek Kedung langsung mengamankan lokasi kejadian laka lantas tersebut kemudian melaksanakan olah TKP serta mendata saksi-saksi dan melapor kepada pimpinan. Bersamaan dengan proses olah TKP, petugas dari Puskesmas dipimpin oleh dokter Lupi melaksanakan Pertolongan Pertama Pada Korban Kecelakaan tersebut. Setelah dilakukan P3K selanjutnya korban langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut sementara barang bukti sepeda motor diamankan petugas dan dibawa ke Mapolsek Kedung guna proses identifikasi dan penyelidikan.

Kedung Latihan TPTKP Laka (3)

Pelatihan lintas sektoral ini bertujuan untuk melatih kecepatan dan ketanggapsegeraan dalam penanganan perkara gangguan kamtibmas terutama penanganan laka lantas dengan memaksimalkan tindakan pertama tempat kejadian perkara (TPTKP) laka lantas. Diharapkan dengan sinergitas antara Polsek Kedung dan Puskesmas Kedung penanganan laka lantas yang terjadi di wilayah Kedung dapat berjalan dengan cepat dan tepat sehingga mengurangi fatalitas korban meninggal dunia karena kecelakaan di jalan.(AS/YAW)

 

Partisipasi Bhabinkamtibmas Kepada Warga Binaanya

Jepara kota Bhabin suyokoTribratanewsjepara.com – Brigadir Suyoko, SH sebagai Bhabinkamtibmas kelurahan Demaan sudah selayaknya untuk memberikan pengayoman kepada warganya. Sulastri salah seorang warganya yang berdomisili di kelurahan Demaan Rt 01/03 meninggal dunia pada Selasa (16/11) malam, jenazah dikebumikan pada pagi ini di TPU Bata Putih Bukit Asri Jepara. Selain melayat Bhabin Suyoko juga turut mengusung jenazah warganya sampai di tempat peristirahatan terakhirnya. (AS)Jepara kota Bhabin suyoko1

Kapolsek Batealit Menjadi Pembina Upacara Serah Terima Ketua OSIS MAN Bawu

Batealit upacara 1711 (1)Tribratanewsjepara.com – Kapolsek Batealit AKP Hendro Asriyanto, AMd. menjadi pembina upacara di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bawu Jepara pada Selasa (17/11). Pada upacara bendera yang dirangkaikan dengan serah terima ketua OSIS MAN Bawu Jepara tersebut Hendro menyampaikan beberapa hal diantaranya kenakalan remaja dan pelanggaran lalu lintas yang masih banyak dilakukan serta penyalahgunaan Narkoba.

Batealit upacara 1711Perilaku ini, tentu sangat bertentangan dengan norma-norma yang ada, sehingga kewajiban kita termasuk guru dan orang tua untuk membentengi dan memantau anak-anaknya, ” tukas Hendro.

Tidak hanya itu, kabupaten Jepara jiga merupakan wilayah yang sering dikunjungi oleh warga negara asing (WNA) baik untuk kepentingan bisnis maupun wisata. Hal ini harus diwaspadai, karena keluar masuknya WNA ini bisa menjadi bumerang terhadap budaya negatif negara barat. Kalau tidak diantisipasi sejak dini, tentu remaja/pemuda-pemudi yang akan menjadi korbannya. (AS)

Sosialisasi P4GN tentang Penyalahgunaan dan Penanggulangan Narkoba di MA Ismailiyah Nalumsari


JEPARA – 
Selasa (17/11) Sosiliasasi di MA Ismailiyah NalumsariSatuan Resnarkoba bersama instansi terkait yaitu BNN Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan, dan Kementerian Agama melaksanakan Sosialisasi P4GN di sekolah MA Ismailiyah dengan peserta sebanyak 150 Orang yang terdiri dari perwakilan kelas X, XI, dan XII.

Materi yang diberikan oleh Satuan Reserse Narkoba khususnya adalah tentang pengenalan dan penerapan dari Undang – Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika seperti Rehabilitasi, pengenalan terhadap pengguna lahgun narkoba, serta ancaman hukumannya bagi dewasa maupun dibawah umur. Selain itu KBO Sat Resnarkoba tak lupa memberikan semangat revolusi mental terhadap siswa dan siswi yaitu :

Narasumber : Masihkah ada semangat, penolakan narkoba dihatimu ???

Siswa/Siswi  : Ada, Ada

Narasumber : Dimana ???

Siswa/Siswi  : Disini, Disini (dengan menunjuk dada masing-masing)

Hal ini dilakukan sebagai upaya penggerak dalam menekan tindak pidana kasus Lahgun Narkoba diilayah hukum Polres Jepara. (DSC)

 

Sat Resnarkoba Melaksanakan Giat Razia Miras diWilayah Hukum Polres Jepara

IMG_20151110_135306JEPARA – Kamis (12/11) Satuan Reserse Narkoba melaksanakan giat rutin dalam razia minuman – minuman keras di wilayah hukum Polres Jepara yang dalam beberapa bulan ini mengalami peningkatan dalam peredarannya khususnya dikabupaten Jepara.

menindaklanjuti dari Perda Kab. Jepara Nomor 2 Tahun 2013 tentang Minuman Keras. Satuan Reserse Narkoba bersama – sama dengan instansi terkait akan menindak tegas dalam penyalahgunaannya. (DSC)

Problem Solving Penganiayaan Ringan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Tahunan

Tahunan Problem SolvingTribratanewsjepara.com – BRIPKA Edi Sutrimo, SH bersama Forum Kemitraan Perpolisian Masyarakat (FKPM) memediasi / problem solving penganiayaan ringan yang dilakukan oleh Pelaku Sdr. THR dan MS (siswa kelas 3) terhadap korban AT (siswa kelas 2) di dalam ruang kelas MTs Syamrotul Huda desa Kecapi kecamatan tahunan Jepara yang terjadi pada Sabtu (14/11) lalu.

Penganiayaan tersebut terjadi bermula karena saling ejek di akun media sosial Facebook dan berlanjut kekerasan fisik di dalam kelas, setelah kejadian tersebut korban tidak berani ke sekolah dan ditanya orang tuanya kenapa tidak mau sekolah, korban mengungkapkan kejadian yang menimpanya di sekolahan.

Setelah itu orang tua korban datang ke Polsek Tahunan untuk melaporkan kejadian tersebut, Kapolsek Tahunan AKP Budi Santoso, SH memanggil Bhabinkamtibmas yang berdinas di desa Kecapi dan Kanit Reskrim Polsek Tahunan untuk mengambil langkah-langkah penyelesaian masalah / problem solving terhadap korban dan pelaku penganiayaan

Bhabinkamtibmas desa Kecapi melakukan koordinasi dengan Kanit Reskrim dan FKPM untuk mendatangi rumah para pelaku dan korban penganiayaan untuk dimintai keterangan yang selanjutnya para orang tua korban dan pelaku dengan mengajak putranya untuk hadir di sekolah untuk penyelesaian permasalahn atas kejadian tersebut. Dari hasil mediasi yang disaksikan oleh kepala sekolah dan para guru tersebut diperoleh kesepakatan bahwa korban akan sekolah kembali dan para pelaku tidak akan mengulangi perbuatan kembali. Langkah ini diambil karena korban dan tersangka masih di bawah umur. (AS)

Polsek Pecangaan Obrak Abrik Balapan Liar di Gemulung

Pecangaan Balap liar 1411Tribratanewsjepara.com – Balapan liar sangat merugikan orang lain dan diri si pembalap liar, karena dilakukan di jalan raya umum yang digunakan orang lain bukan di sirkuit balapan. Sehingga bisa menyebabkan kecelakaan pada orang lain yang sedang melintas.

Balapan liar juga menjadi tempat perjudian atau taruan dengan uang ratusan hingga jutaan rupiah, atau dengan taruan dengan motornya. Tidak luput juga balapan liar bisa memicut keributan antar kelompok.

Jum’at (13/11) lalu, Kapolsek Pecangaan Ajun Komisaris Polisi Bajuri pimpin anak buahnya melaksanakan razia balapan liar di jalan raya desa Gemulung Pecangaan. Dalam razia tersebut petugas berhasil mengamankan beberapa unit sepeda motor yang digunakan untuk balap liar, sepeda motor tersebut diamankan di kantor Polsek Pecangaan.

Bajuri mengungkapkan “Peranan orang tua sangat diperlukan agar anaknya tidak mengikuti balapan liar adalah dengan mengarahkannya agar bisa lebih menghormati dan menghargai dirinya sendiri, pengendalian akan diri si anak lebih penting, jika memang si anak memiliki bakat dalam adu balap inilah saatnya orang tua bisa memberi arahan dan mengikutsertakan pada kegiatan lomba balapan yang resmi dengan mengikuti klub balap sepeda motor”. (AS)