Pelajar Jepara Gelar Doa Bersama Bagi Jamaah Haji yang Terkena Musibah

JEPARA – Peristiwa runtuhnya sebagian bangunan Masjidil Haram di Mekah yang tertimpa crane, serta cuaca buruk badai pasir yang melanda Timur Tengah, mengundang keprihatinan dan simpati pelajar di Jepara. Terutama bagi para siswa yang ditinggal sebagian gurunya menunaikan ibadah haji.

Seperti yang dilakukan siswa SMA Negeri 1 Tahunan Jepara. Pagi ini, Sabtu (12/9), bersama guru dan karyawan sekolah, siswa menggelar doa bersama dan istighosah atas musibah yang menimpa jemaah haji di Mekah.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tahunan, Bambang Supriyanto, menyampaikan, tahun ini satu guru dan satu karyawan tata usaha menunaikan ibadah haji. Setelah melihat tayang berita berkait musibah yang menimpa jemaah haji Indonesia, pihak sekolah menggerlar doa bersama.

“Sampai hari ini kami belum tahu kabar guru dan karyawan TU kami yang menunaikan haji, semoga semua diberi keselatan dan diberikn kekuatan untuk menjalankan rukun haji,” ujar Bambang.

Kegiatan serupa juga dilakukan ratusan siswa MA dan MTs Safinatul Huda Sowan Kidul, Kedung, Jepara. Bertempat di masjid sekolah, ratusan siswa khusyuk berdoa, mendoakan jemaah haji Indonesia yang saat ini tengah menunaikan ibadah haji.

“Kegiatan mendoakan masyarakat yang terkena musibah sudah biasa dilakukan, lebih-lebih musibah kali ini menimpa umat islam yang sedang menunaikan ibadah haji,” ujar Kepala Sekolah MTs Safinatul Huda, Fathul Huda.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.