Monthly Archives: Oktober 2015

Semangat Sumpah Pemuda Polres Jepara

IMG-20151031-WA0000Jepara – Seusai Pelaksanaan Upacara bendera dalam rangka Sumpah Pemuda di halaman Mapolres Jepara, Para Perwira foto bersama dengan Kapolres Jepara, Rabu (28/10).

pelaksanaan patroli jumat di masjid-masjid wilayah mayong

patroli jumat di masjid wilayah mayong

patroli jumat di masjid wilayah mayong

pada hari jumat tanggal 30 Oktober 2015, anggota polsek mayong melaksanakan patroli jumat di masjid wilayah mayong untuk mengantisipasi terjadinya curas, curat, curanmor

Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan, Polsek Rayon Selatan Adakan Razia Gabungan

20151029_222306_resized Jepara – Kamis (29/10) sebanyak 18 Personil Gabungan Polsek Rayon Selatan (Polsek Nalumsari, Mayong, Welahan, Kalinyamatan, Pecangaan) dipimpin oleh Kapolsek Pecangaan AKP Bajuri melaksanakan razia Gabungan yang dilaksanakan di Jalan Jepara Kudus KM 17 depan Kantor Polsek Pecangaan.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan seperti Pelaku terorisme, Narkoba, Handak, Curranmor, Miras, dan kejahatan jalanan lainnya.

Kegiatan yang dimpin Kapolsek Pecangaan 20151029_223056_resizedtersebut dilaksanakan mulai pukul 22.00 s/d 23.30 Wib dengan memeriksa kendaraan pribadi sebanyak 20 unit, truck 15 unit dan sepeda motor 25 unit. Dalam kegiatan tersebut menindak pelanggar lalu lintas dengan tilang sebanyak 5 pelanggar.

Dari Hasil Razia tersebut tidak ditemukan DPO, Pelaku Terorisme, Handak, Narkoba, Curranmor dan kejahatan jalanan lainnya. Razia yang berdasarkan Surat Perintah Kapolres Jepara tersebut Secara 20151029_225338_resizedumum berjalan dengan aman dan tertib. (nDut)

Penganiayaan berujung Kematian

28 okt, cek korban penganiayaan suami 29 oktBATEALIT-  Rabu (28/10) warga Desa Geneng terusik dengan peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berujung maut di desa setempat. Aksi KDRT itu dilakukan “S”, 45, diduga pelaku mengalami gangguan jiwa.

Dia tega menganiaya anaknya, Afriyanto, 15, hingga tewas. “S” juga menganiaya bekas istrinya, Siti Hadroh hingga kritis akibat luka parah di bagian kepala. Saat ini, Siti Hadroh masih mendapat perawatan intensif di RSUD Kartini Jepara. Kasus KDRT berujung maut ini kali pertama diketahui Nur Syahid, 45, yang merupakan tetangga korban sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, dia mendengar suara seperti orang menangis di rumah korban. Dia kemudian mengecek ke rumah tetangganya itu dan melihat Siti Hadroh dan anaknya, Afriyanto sudah terkapar di lantai kamar. Tangan perempuan itu terlihat menutupi bagian kepalanya. Melihat kejadian itu, Nur Syahid langsung melaporkan peristiwa itu kepada ketua RT setempat dan sekaligus memanggil warga sekitar untuk memberikan pertolongan.
Dibantu warga, kedua korban dibawa ke Puskesmas Batealit. Setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi korban mengalami luka cukup parah pada bagian kepala sehingga harus dirujuk ke RSUD Kartini Jepara. Meski sudah mendapatkan perawatan, sekitar pukul 07.30 nyawa Afriyanto tidak bisa tertolong. Luka yang dialami remaja tanggung ini tergolong parah. Sedangkan ibunya, Siti Hadroh masih belum sadarkan diri dan dirawat di Ruang Teratai RSUD Kartini Jepara.

Aksi kekerasan yang diduga dilakukan “S” ini menguat lantaran sehari sebelumnya dia tinggal satu rumah dengan anak dan mantan istrinya. Saat kejadian, “S” sudah menghilang dan diduga melarikan diri. Selain itu juga tak ditemukan tanda-tanda kejahatan di rumah korban. Kapolsek Batealit AKP Hendro Asriyanto, Amd mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan sekaligus pengejaran terhadap Seraju. Dan hasilnya kurang dari 24 jam Seraju berhasil dibekuk di Semarang. Soal dugaan pelaku mengalami gangguan jiwa, menurut AKP Hendro Asriyanto, Amd hal itu harus dibuktikan. Untuk saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSUD Kartini. (aa)

SEMANGAT REVOLUSI MENTAL MENGGETARKAN POLRES JEPARA

Jepara – Personel Polres Jepara menyanyikan Mars Revolusi Mental pada saat apel pagi, Jumat (30/10).

Kapolres Jepara AKBP M. Samsu Arifin, S.I.K., M.H. melalui Kabag Sumda menyampaikan bahwa perlunya menyanyikan Mars Revolusi Mental pada saat apel pagi, hal ini dimaksudkan bahwa menyanyikan Mars Revolusi Mental bertujuan sebagai pengingat bahwa Polri sebagai penggerak Revolusi mental adalah sebagai contoh tertib sosial di ruang publik sekaligus penambah semangat sebelum melaksanakan tugas sehari-hari. (Gar)

Temu bareng Kapolres dengan “Insan Seni Dangdut” Jepara

DSC_0065 DSC_0090Jepara – Bertempat di lantai II Hotel Jepara Indah telah berlangsung acara Upaya peningkatan peran insan Seni Dangdut dalam menjaga kondusifitas wilayah Kab. Jepara oleh Kapolres Jepara, Rabu (29/10). Hadir dalam acara tersebut Kapolres Jepara, Pejabat teras Polres Jepara, Kapolsek Jajaran, Disparbud Kab. Jepara, Kesbang Pol Linmas Kab. Jepara dan Insan Seni Dangdut Se – Kab. Jepara.

Dalam kesempatan acara tersebut Kapolres Jepara AKBP M. SAMSU ARIFIN, S.I.K., M.H. menyampaikan dengan tegas untuk ijin keramaian diajukan hanya orang punya hajat yang dimulai pukul 19.00 s/d 22.00 Wib dan untuk penyanyi tidak boleh menggunakan pakaian yang seronok.

Dan jika ada dari EO / penyanyi ataupun orang punya hajat yang melanggar aturan tersebut tak segan – segan akan ditindak dengan tegas dari mulai menghentikan acara dangdut yang sedang berlangsung maupun mencabut ijin dari pemilik OT tersebut, sahut AKBP M. SAMSU ARIFIN, S.I.K., M.H.

Selain itu akan dilaksanakan sweeping kepada pemain, penyanyi dan juga penonton yang terindikasi memakai miras maupun Narkoba, Tandasnya. (Mar).

Cegah konflik, Dibentuk FKPM Nelayan

DSC04770JEPARA – Kaum Nelayan di Kab. Jepara sepakat membentuk Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Nelayan pada pertemuan di KUD Eko Karyo Mino, Jobokuto Jepara pada hari Rabu 28 Oktober 2015. “Pembentukan FKPM Nelayan ini diharapkan dapat meredam, mengurangi bahkan semoga bisa mencegah total munculnya konflik nelayan. Jika ada persoalan bisa diselesaikan dulu di tingkat bawah, untuk hal yang rumit baru di bawa ke atas” ujar Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Kab Jepara Soedijatno, yg terpilih menjadi Ketua FKPM Nelayan Se-Kab Jepara, kemarin.
Para Nelayan (jumlah mencapai 13.090 org dgn jumlah perahu/kapal dibawah 30 GT mencapai 3.500 buah) tergabung dalam 105 kelompok usaha bersama (KUB). Kehadiran FKPM Nelayan, papar Soedijatno, diharapkan semakin mebambah wawasan dan kemitraan nelayan dengan berbagai pihak. Pengurus yang terbentuk dilengkapi Wakil Ketua Aiptu Khulaini (Sat Pol Air), Sekretaris Eko Wilman (Sekretaris HSNI Jepara), Bendara H. Mustafa. Dalam waktu dekat, segera bentuk pengurus tingkat kecamatan.

Pertemuan yang difasilitasi Sat Binmas Polres Jepara dan HSNI dihadiri 90 perwakilan nelayan, mulai dari Karimunjawa, ujung timur laut Kec. Donorojo hingga ujung selatan Kec. Kedung. “Terbentuknya FKPM Nelayan diharapkan semakin meningkatkan kekompakan dan persaudaraan sesama nelayan dan terjalinnya hubungan yang lebih luas sehingga dapat mendorong terciptanya kondisi yang akrab baik di laut maupun di darat” ujar Kasat Binmas Polres Jepara AKP Hadi Suprastowo. (SYAM)

Silahturahmi Sat Lantas Polres Jepara Dengan Paguyuban Bikers Jepara

DSC_1301 DSC_1311 DSC_1314 DSC_1315

Jepara, Sat Lantas Polres Jepara menggelar pertemuan dengan Perwakilan Club Otomotif, Paguyuban Bikers Jepara (PBJ) Selasa 27/10 kemarin di RM Pondok Bambu Jepara. Kegiatan tersebut adalah untuk mempererat tali silahturahmi antara club motor diwilayah Kab. Jepara dengan Sat Lantas Polres Jepara

Kegiatan diawali dengan Sambutan dari Kasat Lantas AKP Andhika Wiratama, SH, SIK dilanjutkan dari ketua PBJ Bapak Hendra serta sambutan Pembina PBJ yang merupakan personil dari Kepolisian Resor Jepara yang saat ini menjabat sebagai KA SPK Aiptu Sundaryadi.

Kasat Lantas menyatakan Bahwa keselamatan di jalan raya adalah tujuan utama dalam berkendara, oleh karena itu, bukan hanya tanggung jawab Polantas saja tetapi adalah kesadaran dari masing-masing pengemudi di jalan raya untuk selalu disiplin dan mematuhi aturan yang berlaku, maka pada kesempatan kali ini kami menggandeng club otomotif diwilayah jepara untuk menjadi ujung tombak terdepan sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas, seperti yang sudah disyaratkan dalam Undang-undang bahwa tugas Polantas bertindak sebagai penegakan hukum di bidang lalu lintas terhadap masyarakat maupun pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas dengan tujuan untuk kamseltibcarlantas itu sendiri,

Sementara ketua PBJ dalam sambutannya menyampaikan Sangat apresiasi atas kegiatan kegiatan semacam ini, usul diselenggarakan program program pembinaan lalu lintas, kalau bisa secara kontinu dan diagendakan, karena kebanyakan para anggota club yang masih muda /junior tidak mengindahkan dari ajakan tertib berlalu lintas dari anggota yang lebih senior, sehingga diharapkan apabila yang menyampaikan dari anggota Polantas maka akan lebih ditaati.

Kemudian Pembina PBJ Sundaryadi mengajak club otomotif dibawah binaannya untuk menghilangkan kebiasaan yang dahulu yaitu bila sudah kenal dengan Polri / hubungan baik dengan anggota Polri menjadi rikuh (sungkan) bila akan menindak dengan tegas,padahal sebaliknya karena kenal sebaiknya harus menjadi contoh Pelopor Keselamatan berlalu lintas, sehingga mohon dimaklumi Polri sebagai penegak hukum melaksanakan tugas melaksanakan penilangan, jadi apabila tidak ingin ditilang taati peraturan lalu lintas.

Kegiatan tersebut untuk mempererat tali silahturahmi, ditambahkan Kasat Lantas AKP Andhika Wiratama disela sela kegiatan melalui tribratanewsjepara bahwa untuk mendukung pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2015 ini dalam waktu dekat ini Sat Lantas Polres Jepara akan menggelar razia kendaraan bermotor di dlm kota terutama di seputaran alun alun Kab. Jepara guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

https://youtu.be/7NUsARUyvnM

Dukung Operasi Zebra Candi 2015, Kasat Sabhara Cek Kelengkapan Personilnya

 

Jeparimage (1)a – Hari ini (29/10) di halaman Apel Polres Jepara dilaksanakan pemeriksaan kelengkapan pribadi (SIM, STNK, KTP dan KTAP) personil Sabhara (Perintis) oleh Kasat Sabhara AKP M. JUNAIDI didampingi Kaur Bin Ops Sabhara IPDA SUBANDI. Kegiatan tersebut selain untuk meningkatkan kedisiplinan juga dalam rangka mendukung pelaksanaan operasi Zebra Candi 2015 Polres Jepara yang dilaksanakan mulai tanggal 22 Oktober s/d 4 Nopember 2015. Dalam kesempatan tersebut ada beberapa personil yang kedapatan SIM, KTP dan KTAP yang masa berlakunya sudah kadaluarsa. Kasat Sabhara memberikan tindakan kepada personimageil yang kurang tertib tersebut dengan menyita surat-surat dimaksud dan dilakukan teguran untuk segera memperbaharuinya. (AZ)

 

Jepara, Finalis Indonesia Road Safety Award (IRSA) 2015

Jepara, Finalis Indonesia Road Safety Award (IRSA) 2015

IMG-20151024-WA0002

Presentasi Bapak Bupati Jepara H. Ahmad Marzuki, SE.

IMG-20151024-WA0003

Presentasi Kasat Lantas Polres Jepara AKP Andhika Wiratama, SH, SIK.

 

 

Jakarta. Ajang penghargaan bagi pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia dalam keselamatan berkendara Indonesia Road Safety Award (IRSA),  Sat Lantas Polres Jepara bersama Pemerintah daerah Kab. Jepara mengikuti rangkaian acara penjurian Indonesia Road Safety Award (IRSA) 2015 yg dilaksanakan pada tgl 19 sd 20 Oktober 2015 bertempat di Hotel Pullman Jakarta. Pada hari Senin, 19 Oktober 2015 Penjurian Tim juri terdiri dari pakar dalam bidang road safety yg mewakili 5 pilar keselamatan jalan yaitu dari kementerian PPN/Bappenas, kementerian PU, kementerian perhubungan, Polri, kementerian kesehatan dan pakar road safety lainnya.

Hadir dari kab. Jepara adalah Bapak Bupati Jepara H. Ahmad Marzuki, SE., Kasat Lantas Polres Jepara AKP Andhika Wiratama, SH, SIK. dan Kabid hub. Darat Dishub kab. Jepara Setyo Adhi Widodo.

Presentasi dilaksanakan oleh bapak Bupati Jepara dan Kasat Lantas Polres Jepara memberikan presentasi secara tekhnis dengan materi strategi dan terobosan yg mendasari 5 Pilar Rencana Umum Nasional Keselamatan Jalan dan dengan 2 strategi terobosan unggulan.

IMG-20151024-WA0006

Game Edukasi Petualangan Baseta

IMG-20151024-WA0007

Simulasi Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas diwilayah Kab. Jepara

 

2 strategi terobosan unggulan tsb yaitu Game edukasi PETUALANGAN BASETA Sebagai upaya untuk menciptakan perilaku pengguna jalan yg berkeselamatan (Implementasi RUNK Pilar ke 4) Pemanfaatan ambulance Puskesmas se kab. Jepara sbg optimalisasi terhadap penanganan korban kecelakaan lalu lintas guna mencegah fatalitas korban jiwa. Diwujudkan dengan dilaksanakannya MOU antara Polres Jepara, Dinas kesehatan Kab. Jepara dan PT Jasa Raharja. Sehingga kecepatan dlm memberikan pertolongan terhadap korban dapat tercapai oleh tenaga medis yg memadai. Kasat Lantas mengatakan dalam pertolongan korban kecelakaan lalu lintas itu harus tepat waktu setidaknya kita harus bisa mengambil GOLDEN PERIODE / Periode emas 10 menit (apabila tertolong sblm 10 menit maka peluang untuk selamat lebih besar namun jika tertolong diatas 10 menit maka peluang utk fatalitas menjadi lebih besar) dapat tercapai. (Implementasi Pilar 5)

Presentasi berjalan lancar dan mendapatkan apresiasi dari dewan juri terhadap strategi dan terobosan yang telah dilaksanakan utamanya terhadap 2 strategi terobosan unggulan dari kabupaten Jepara tersebut kata Kasat Lantas Polres Jepara Andhika Wiratama kepada TribratanewsJepara.

IMG-20151024-WA0008 IMG-20151024-WA0009 IMG-20151024-WA0010 IMG-20151024-WA0011 IMG-20151024-WA0012 IMG-20151024-WA0013

 

Pada hari berikutnya Selasa, 20 Oktober 2015 dilaksanakan kegiatan Sharing Session Merupakan forum berbagi pengalaman, solusi,dan gagasan dalam mengatasi road safety diwilayah masing masing. Kasat Lantas Polres Jepara sebagai salah satu narasumber dengan tema “Program penanganan korban Pra dan Pasca keelakaan” memberikan materi sesuai program unggulan kab. Jepara yaitu “Pemanfaatan ambulance Puskesmas se kab. Jepara sbg optimalisasi terhadap penanganan korban kecelakaan lalu lintas guna mencegah fatalitas korban.”

Secara umum pelaksanaan seluruh kegiatan berjalan lancar dan dalam kegiatan tersebut, Game edukasi Petualangan BASETA mendapat perhatian lebih dari para dewan juri, para peserta dan para awak media.

Pengumuman Pemenang IRSA 2015 sebagai kota/kabupaten terbaik se-Indonesia dalam hal Road Safety akan dilaksanakan pada tanggal 3 Desember 2015 pada saat acara Penganugerahan IRSA 2015.