Langgar Larangan Beroperasi Lebaran 2017, 2 Truk Ditilang

Tribratanewsjepara.com – Sebanyak 2 pengemudi truk tronton ditilang aparat Polres Jepara Polda Jateng. Hal itu menyusul para pengemudi tersebut melanggar aturan larangan beroperasi selama Lebaran 2017. Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho More »

Polsek Kota Polres Jepara Bekuk Spesialis Pencuri Barang Elektronik di Rumah Sakit

Tribratanewsjepara.com – Polsek Jepara Kota Polres Jepara berhasil menangkap SF (19) warga Desa Lebak Kecamatan Pakis Aji kabupaten Jepara, pelaku yang merupakan spesialis pencurian telepon genggam di rumah sakit. Kapolres Jepara AKBP More »

Berikan Semangat, Bhayangkari Cabang Jepara Kunjungi Pos Pengamanan Arus Mudik

Tribratanewsjepara.com – Untuk memberi semangat bagi anggota yang sedang melaksanakan tugas pengamanan Operasi Ramadniya Candi 2017, Pengurus Bhayangkari Cabang Jepara mengunjungi pos-pos Pengamanan dan Pelayanan yang digelar oleh Polres Jepara, Rabu (21-06-2017) More »

Bupati Jepara Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017

Tribratanewsjepara.com – Bupati Jepara Ahmad Marzuki bertindak selaku pembina upacara pada saat apel gelar pasukan Operasi Ramadniya tahun 2017 di Alun-alun Jepara, Senin (19/6/2017). Apel gelar pasukan dihadiri Kapolres Jepara AKBP Yudianto More »

Jelang Idul Fitri, Polres Jepara Intensifkan Patroli Di Pusat Perbelanjaan

Tribratanewsjepara.com – Sepekan menjelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1428 H, Polres Jepara Polda Jateng meningkatkan kegiatan patroli dan penjagaan, khususnya pasar tradisional, perbankan, pertokoan, dan pasar swalayan. Kapolres Jepara AKBP Yudianto More »

Buka Bersama, Forkopinda Jepara Ikrar Tolak Radikalisme

Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara mengadakan acara Tarling atau Tarawih Keliling yang dihadiri oleh Forkopinda Kabupaten Jepara dan anggota Polres Jepara serta masyarakat sekitar Polres, Rabu  (14-06-2017) petang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh More »

Kapolres Jepara Grebek Tempat Karaoke, Belasan PK Digaruk

Tribratanewsjepara.com – Kapolres Jepara gerebek Kafe Joglo di Kelurahan Karang Kebagusan, Kecamatan Jepara, Minggu (11/6/2017) jelang tengah malam, karena nekat beroperasi saat bulan Ramadan. Hasilnya, belasan pemandu karaoke dan puluhan botol miras More »

Masyarakat Jepara Apresiasi Tindakan Preventif Polres Rembang

Tribratanewsjepara.com –  Permintaan pencopotan atribut FPI oleh personel Polres Rembang saat ini menjadi perhatian masyarakat dan sempat viral isu bahwa hal tersebut dilakukan dengan paksa, namun faktanya di lapangan yang terlihat di More »

Polsek Keling Periksa Illegal Logging Di RPH Duren Tumpang

Tribratanewsjepara.com – Polsek Keling Polres Jepara menerima penyerahan truk dan kayu dari aparat Polisi Kehutanan RPH Duren Tumpang, Rabu (07-06-2017). Truk dan kayu diduga dari illegal logging di Petak 147 RPH Duren More »

Muspika Welahan Tarling di Desa Kalipucang Kulon

Tribratanewsjepara.com – Kapolsek Welahan Polres Jepara AKP Rismanto MH, bersama jajaran Muspika Welahan melaksanakan tarawih keliling (tarling) dalam rangkaian Safari Ramadhan di Masjid Jami Al Huda Desa Kalipucang Kulon Rt 03/04 Kecamatan More »

Polsek Pakis Aji Polres Jepara Amankan Petasan Jumbo

Tribratanewsjepara.com – Guna mengantisipasi maraknya petasan di bulan Ramadhan dan Lebaran, Polsek Pakis Aji Polres Jepara terus menggelar razia Pekat. Hasilnya, petugas berhasil menangkap Sawon (88), warga Desa Mambak Kecamatan Pakis Aji More »

 

Langgar Larangan Beroperasi Lebaran 2017, 2 Truk Ditilang

Tribratanewsjepara.com – Sebanyak 2 pengemudi truk tronton ditilang aparat Polres Jepara Polda Jateng. Hal itu menyusul para pengemudi tersebut melanggar aturan larangan beroperasi selama Lebaran 2017.

Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, penilangan dilakukan anak buahnya saat sedang melaksanakan patroli di wilayah Pecangaan, Rabu (21/6/2017). “Hari pertama berlakunya Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI nomor SK.2717/AJ.201/DRJD/2017 tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan Kendaraan Angkutan Barang pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2017, angkutan barang dilarang beroperasi pada H-4 atau 21 Juni hingga H+3 atau 29 Juni memang masih ada yang beroperasi. Tadi kami tilang di wilayah Pecangaan dan Kalinyamatan. Jumlahnya ada 2 unit, satu unit truk tronton memuat batu dan satunya lagi truk tronton molen” tuturnya.

“Selain kami tilang, truk juga dikandangkan. Operasional baru bisa dilakukan setelah H+3,” imbuhnya.

Yudianto mengatakan, jajarannya berkomitmen akan bertindak tegas kepada para awak angkutan barang, terutama truk yang melanggar peraturan tentang pembatasan operasional angkutan barang selama Lebaran 2017. Selain dikenakan Tilang, kendaraannya juga kami amankan. Hal itu juga sebagai bentuk sosialisasi sekaligus memberikan efek jera ke pengemudi agar tak lagi melanggar larangan beroperasi.

Namun, ada beberapa kendaraan angkutan barang yang tetap diizinkan melintas atau beroperasi selama Lebaran tahun ini.

“Di antaranya yakni kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM), bahan bakar gas (BBG), ternak, ekspedisi pos, kebutuhan bahan pokok, serta truk bertanda khusus dari pemerintah,” imbuhnya. (as)

Polsek Kota Polres Jepara Bekuk Spesialis Pencuri Barang Elektronik di Rumah Sakit

Tribratanewsjepara.com – Polsek Jepara Kota Polres Jepara berhasil menangkap SF (19) warga Desa Lebak Kecamatan Pakis Aji kabupaten Jepara, pelaku yang merupakan spesialis pencurian telepon genggam di rumah sakit.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK saat konferensi pers di teras kantor Reskrim Polres Jepara, Rabu (21-06-2017) menuturkan, tersangka diamankan setelah dilakukan penyelidikan usai melakukan pencurian di RSU Kartini pada Senin (19-6-2017). Aksi tersangka juga sempat terekam kamera CCTV yang ada di rumah sakit. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 6 handphone curian dan 1 buah televisi.

“Jadi modusnya adalah, tersangka menyamar sebagai keluarga pasien. Saat orang-orang yang menunggu keluarganya beristirahat mulai malam sampai pagi hari, tersangka beraksi dengan masuk ke ruangan pasien dan mengambil handphone milik orang yang tertidur,” ungkapnya.

Dari penuturan SF, tak hanya handphone, pelaku juga mengambil dompet maupun tas milik keluarga pasien yang lengah atau sedang beristirahat. Setelah berhasil menggondol tas atau dompet, uangnya diambil sedangkan isi tas atau dompet yang lainnya dibuang begitu saja oleh pelaku.

Dari hasil intrograsi, Yudianto menambahkan, tak hanya di RSU Kartini dan RSI Sultan Hadlirin saja tersangka melancarkan aksinya. Pemuda yang setiap harinya menganggur itu juga mencuri barang-barang elektronik penunggu pasien di rumah sakit di Kabupaten Kudus dan Demak.

“Barang – barang hasil curian biasanya tersangka jual di lapak online via facebook yang dikelolanya sendiri dengan harga yang relatif lebih murah dari harga pasaran,” tambahnya.

Atas tindakan tersangka, polisi mengenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (as)

Berikan Semangat, Bhayangkari Cabang Jepara Kunjungi Pos Pengamanan Arus Mudik

Tribratanewsjepara.com – Untuk memberi semangat bagi anggota yang sedang melaksanakan tugas pengamanan Operasi Ramadniya Candi 2017, Pengurus Bhayangkari Cabang Jepara mengunjungi pos-pos Pengamanan dan Pelayanan yang digelar oleh Polres Jepara, Rabu (21-06-2017) pagi. Kunjungan dibarengkan dengan kegiatan Kapolres Jepara bersama pejabat operasi Ramadniya 2017 kontrol di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan.

Salah satunya rombongan Bhayangkari mengunjungi Pos Pelayanan SCJ yang terletak di depan Shopping Center Jepara. Di Pospam ini Bhayangkari juga memberi bingkisan kepada anggota Posyan sebagai ucapan terimakasih atas kinerjanya selama Operasi Ramadniya Candi 2017.

Bingkisan yang berupa makanan dan minuman tersebut diberikan ke setiap Pos Pengamanan dan Pelayanan sepanjang jalur mudik di Kabupaten Jepara dari Pospam Bendapete, Pospam Mayong, Pospam Welahan, Pospam Kalinyamatan, Posyan SCJ, Pospam Bangsri, Pospam Balong Beji dan Pospam Keling.

Ketua Bhayangkari Cabang Jepara Ny Cici Yudianto menuturkan, kunjungan dan pemberian bingkisan kepada anggota Pospam dan Posyan Ramadniya Candi 2017 sebagai salah satu bentuk perhatian sekaligus motivasi bagi suami dalam mengamankan arus mudik dan balik.

“Berjaga di jalan dengan cuaca seperti ini membutuhkan kondisi tubuh yang sehat dan prima agar dapat melayani masyarakat selama arus mudik. Mudah-mudahan kunjungan ini bisa menambah semangat bagi anggota Pospam yang sedang melaksanakan pengamanan dan pelayanan di jalan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Posyan SCJ AKP Sriyono mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan oleh Bhayangkari. Menurutnya, kunjungan dan bingkisan yang diberikan merupakan wujud perhatian dari Bhayangkari kepada anggota sehingga bisa meningkatkan semangat dalam bertugas.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Ketua Bhayangkari Cabang Jepara beserta pengurus atas perhatiannya kepada anggota yang melaksanakan pengamanan arus mudik di lapangan,” tutur AKP Sriyono. (as)

Bupati Jepara Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017

Tribratanewsjepara.com – Bupati Jepara Ahmad Marzuki bertindak selaku pembina upacara pada saat apel gelar pasukan Operasi Ramadniya tahun 2017 di Alun-alun Jepara, Senin (19/6/2017). Apel gelar pasukan dihadiri Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, Dandim 0719 Jepara, Kepala Kejaksaan Negeri Jepara dan jajaran FKPD dan kepala SKPD, Senin (19-6-2017).

Bupati Jepara dalam amanatnya membacakan amanat Kapolri Jendral Tito Karnavian, segenap unsur pengamanan terlibat, agar memberi rasa nyaman dan lancar bagi pengguna lalulintas, memberi situasi Kamtibmas kondusif selama arus mudik dan arus balik, serta terjaganya stabilitas harga pangan dengan melibatkan Satgas Pangan.

Kapolri menegaskan, perlunya intelejen di lapangan dan masyarakat penting mewaspadai Kamtibmas dengan meningkatkan intensitas patroli disejumlah fasilitas pergerakan masyarakat umum rawan kejahatan, seperti halnya dipelabuhan laut, bandara, terminal angkutan, mall serta lokasi rawan kejahatan lainnya.

Kaitan ini, ujar Kapolri, pentingnya perhatian serius pada H-2 dan H+5 Idhul Fitri menyoal layanan masyarakat BBM mobile, kesehatan mobile serta memperbanyak spanduk rambu lalu lintas di lapangan, sehingga diharapkan meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas.

Ops Ramadniya Candi 2017 akan dilaksanakan selama 16 hari. Pengamanan akan melibatkan personel Kepolisian Polres Jepara serta dibantu stakeholder terkait, unsur TNI dan jajaran pemerintah daerah.

Dilain kesempatan, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan Polri dalam melakukan pengamanan Idul Fitri 1438 H. Pihaknya berharap, semua personel dapat saling bersinergi selama bertugas di lapangan untuk mengamankan Idul Fitri. Sehingga masyarakat Indonesia dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan lancar.

“Kami akan tindak tegas jika ada yang meresahkan masyarakat, termasuk sniper dan tim anti bandit “Viper” sudah kami siapkan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” pungkas Yudianto. (as)

Jelang Idul Fitri, Polres Jepara Intensifkan Patroli Di Pusat Perbelanjaan

Tribratanewsjepara.com – Sepekan menjelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1428 H, Polres Jepara Polda Jateng meningkatkan kegiatan patroli dan penjagaan, khususnya pasar tradisional, perbankan, pertokoan, dan pasar swalayan.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK, Selasa (20/6) menuturkan, seiring dekatnya hari raya lebaran Idul Fitri, kebutuhan finansial masyarakat juga semakin meningkat. Dimungkinkan kriminalitas seperti Currat, Curras maupun Curranmor juga meningkat. Sebab, banyak masyarakat yang melakukan transaksi jual beli menjelang lebaran.

Oleh karenanya, lanjut Kapolres, Polres Jepara beserta Polsek jajaran terus melakukan penjagaan dan patroli untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di bulan Ramadhan baik dalam menjalankan kegiatan ibadah maupun kegiatan lain seperti belanja di pusat-pusat perbelanjaan maupun di pertokoan.

Selain itu, himbauan juga disampaikan kepada masyarakat yang sedang berbelanja untuk tetap berhati-hati dan lebih waspada. Karena kita ketahui bersama, pusat keramaian seperti ini banyak dimanfaatkan oleh pihak-pihak atau orang yang tidak bertanggungjawab.

“Dengan adanya upaya preemtif dan preventif yang telah dilakukan, diharapkan dapat meniadakan tindakan kriminalitas yang biasa terjadi di pusat keramaian di wilayah Jepara dengan dilakukan pengamanan dan patroli serta Binluh untuk antisapasi tindak kejahatan,” pungkasnya. (as)

Buka Bersama, Forkopinda Jepara Ikrar Tolak Radikalisme

Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara mengadakan acara Tarling atau Tarawih Keliling yang dihadiri oleh Forkopinda Kabupaten Jepara dan anggota Polres Jepara serta masyarakat sekitar Polres, Rabu  (14-06-2017) petang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bupati Jepara H. Ahmad Marzuki SE, Kajari Jepara, Ketua Pengadilan Negri Jepara, Ketua Pengadilan Agama Jepara, Kasdim 0719 Jepara, Wakil Ketua DPRD Jepara, Sekda Kab Jepara beserta kepala SKPD, Ketua MUI Jepara, Rektor Unisnu Jepara, Ketua PCNU Jepara, Ketua PDM Muhammadiyah Jepara, Ormas GMBI Jepara dan Pemuda Pancasila.

Namun ada yang berbeda pada kegiatan Safari Ramadhan Forkopinda Kabupaten Jepara kali ini, dimana pemberi Kultum adalah Ahmad Chamim Z dari MI Nurul Ilmi, Bategede, Nalumsari. Ahmad merupakan peserta lomba Da’i Cilik Polres Jepara yang meraih predikat juara I.

Dalam Kultumnya, Ahmad membawakan ceramah dengan tema “Pentingnya Hidup Rukun Dalam Rangka Menjaga NKRI”. Dalam ceramahnya, Ahmad menyampaikan materi yang intinya adalah persatuan dan kesatuan bangsa meskipun terdapat perbedaan.

Sebelumnya, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkenan hadir. Kegiatan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta tali silaturahmi antara masyarakat dan unsur pemerintah.

“Sebelum nya dari Polres Jepara telah melakukan beberapa kegiatan lomba yaitu Dai Cilik dan Adzan. Sekitar 16 hari lagi kita akan melaksanakan hari ulang tahun Polri, harapan semoga Polri bisa menjadi lebih baik,” tutur Yudianto mengakhiri sambutannya.

Usai kegiatan Kultum dari Da’i Cilik, Forkopinda Kabupaten Jepara tampil ke depan panggung untuk berikrar bersama-sama dengan tamu undangan untuk menyatakan bahwa Kabupaten Jepara menolak adanya Paham Radikalisme.

“Kami sepakat untuk saling menjaga  dan mewujudkan situasi Kabupaten Jepara yang aman, nyaman dan damai,” tutur Bupati Jepara H Ahmad Marzuki.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, kami menolak segala macam bentuk paham Anti Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Kami akan perangi segala macam tindakan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Peran masyarakat sangatlah penting untuk ikut menjaga NKRI. Mari kita jaga keutuhan NKRI, NKRI Harga Mati!.

Usai Tarawih di Masjid Kholilurrahman Polres Jepara, dilanjutkan Peringatan Malam Nuzulul Qur’an dan penyerahan tropi dan hadiah kepada pemenang lomba Da’i cilik dan Lomba Adzan serta pemberian santunan kepada anak yatim.

Dr Mashudi M.Ag dalam tausiyahnya menyampaikan, di bulan suci Ramadhan dibagi yaitu 10 hari pertama adalah rahmat, 10 hari kedua magfirah dan 10 hari terakhir merupakan pembebasan dari api neraka. Manisnya iman didapat manakala cinta kepada Allah SWT melebihi cinta dari apapun. Model uzzah dizaman modern sekarang ini yaitu dengan menyelesaikan segala tugas kita dan menjaga diri.

Kegiatan Tarling Forkopinda diakhiri dengan Do’a yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Jepara Dr Mashudi M.Ag.

Kapolres Jepara Grebek Tempat Karaoke, Belasan PK Digaruk

Tribratanewsjepara.com – Kapolres Jepara gerebek Kafe Joglo di Kelurahan Karang Kebagusan, Kecamatan Jepara, Minggu (11/6/2017) jelang tengah malam, karena nekat beroperasi saat bulan Ramadan. Hasilnya, belasan pemandu karaoke dan puluhan botol miras serta pengunjung dicokok petugas.


Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, operasi tersebut berawal dari pengaduan masyarakat. Dalam laporan tersebut, warga menyebut kafe sekaligus tempat hiburan karaoke tersebut, masih beroperasi meskipun telah ada larangan menjalankan bisnis hiburan selama bulan Ramadan.

“Kita dapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di Kafe Joglo ini masih beroperasional selama Ramadan. Begitu mendapatkan info tersebut, kami langsung menuju ke tempat ini. Pada saat didatangi, ada nyanyian-nyanyian, juga ada miras, ada beberapa tamu dan penyanyi di lokasi,” kata dia, Senin (12/6/2017).

Mendapati hal itu, pihaknya akan bekerja sama dengan Satpol PP dalam menerapkan tindak pidana ringan (tipiring), pada pelaku.

Lebih lanjut ia mengajak agar pengusaha tempat hiburan mematuhi imbauan dari Pemkab Jepara, untuk tidak buka selama bulan Ramadan. “Saya imbau untuk menghormati bulan suci Ramadan, tidak ada tempat hiburan yang buka sampai dengan selesai (pascalebaran),” ucap Kapolres Jepara.

Adapun, polisi mengenakan tipiring pada pengelola Kafe Joglo atas nama Joko Sunoto, karena yang bersangkutan menjual minuman beralkolhol. Total alkohol yang disita adalah sebanyak 40 botol, berupa enam botol anggur kolesom, 10 botol bir Guiness, tujuh botol Redler dan 17 botol Bir Bintang.

Sementara itu, sebanyak 16 pemandu karaoke (PK) dimintai keterangan di Mapolres Jepara. Selain itu, ada 10 pengunjung tempat hiburan yang ikut dikeler ke kantor polisi.

“Untuk pemandu karaoke dan pengunjung diminta untuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan mereka. Jika nekat, mereka akan dikenai tipiring,” ujar Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta.

Masyarakat Jepara Apresiasi Tindakan Preventif Polres Rembang

Tribratanewsjepara.com –  Permintaan pencopotan atribut FPI oleh personel Polres Rembang saat ini menjadi perhatian masyarakat dan sempat viral isu bahwa hal tersebut dilakukan dengan paksa, namun faktanya di lapangan yang terlihat di youtube.com justru memperlihatkan sikap Kapolres dan anggota yang santun dalam meminta penggantian atribut itu.

“Jenengan titipkan, monggo dipundut (diambil) nyuwun sewu (permisi), inikan kegiatannya biar berjalan aman, jadi harapan kita semua, panjenengan (anda), juga aman melaksanakan kegiatan, tidak ada atribut-atribut FPI” kata Sugiarto di video youtube dengan nama Polda Jateng.

Masyarakat Jepara Dukung Polres Rembang

Masyarakat di Kabupaten Jepara  khususnya umat islam sangat mendukung tindakan yang dilakukan oleh Polri Polres Rembang dalam menjaga situasi Kamtibmas.

Seperti yang disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Dr H Mashudi MAg selaku Ketua MUI Jepara memberi dukungan atas langkah Kapolres Rembang Polda Jateng. Dukungan diberikan atas upaya polisi menjaga Kamtibmas pada acara haul Mbah Zubair di Rembang.

“Bahwasannya peran Polri dalam rangka memelihara keamanan ketertiban masyarakat itu professional, karena professional itulah maka harus kita hormati, apalagi konon untuk informasi yang kami terima bahwasannya Polri Polres Rembang dalam hal ini saya kira sudah bekerja sama dengan Banser dalam rangka untuk upaya preventif / pencegahan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tutur Ketua MUI Dr H Mashudi MAg dalam keterangannya, Sabtu (10-6-2017) malam.

“Mari maksud yang baik ini jangan diprovokasi di era digital semacam ini, yang sepengetahuan kami Polisi dan Banser yang mengamankan kegiatan haul akbar tersebut, itu dalam rangka pengamanan kemudian melakukan upaya-upaya preventif, itu semua saja bukan hanya kepada masyarakat tertentu tetapi kepada semua pengunjung. Kepada mereka yang mengikuti haul tersebut jadi tidak ada maksud apapun. Mari oleh karena itu kita tidak ada saling curiga mencurigai, kita semua adalah masyarakat Indonesia yang cinta damai yang senang kondisi yang ramah dan kondisi yang santun,” lanjutnya.

Selain itu, Mashudi menandaskan, bahwasannya sekali lagi Polri bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat disamping melayani masyarakat dan penegakkan hukum. Kita yakin dan diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai panjang tangan Negara yang harus hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka pemeliharaan yang kondusif.

“Cegah dugaan-dugaan yang tidak proporsional tersebut jangan sampai masyarakat terprovokasi karena ulah kita. Akhir-akhir ini kita, masyarakat kita sering menerima sesuatu berita yang kurang enak, oleh karena itu jangan sekali-sekali kita membuat berita-berita yang memprovokasi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Banser Kabupaten Jepara, Sholikin mengatakan hal senada, Banser Kabupaten Jepara sangat setuju dan mendukung dengan langkah Kapolres Rembang adanya penertiban atribut FPI guna menghindari gesekan dengan Ormas lainnya demi untuk ketertiban dan kenyamanan kegiatan haul tersebut. Karena informasi yang diperoleh dari Banser Rembang memang ada sedikit gesekan/tidak setuju dengan adanya pemakaian atribut FPI dalam acara haul mbah Zubair.

Hal senada juga disampaikan oleh Hasbulloh, Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Jepara yang mengatakan, setuju dan mendukung langkah yang dilakukan Polres Rembang sebagai antisipasi adanya gesekan karena ada informasi akan timbul anarkhis.

“Berharap kedepannya Polri terus melakukan upaya untuk menangkal dan menghentikan berkembangnya gerakan yang bersifat intolerasi dan radikal di seluruh wilayah Indonesia khususnya di Jawa Tengah,” pungkas Hasbulloh. (as)

Polsek Keling Periksa Illegal Logging Di RPH Duren Tumpang

Tribratanewsjepara.com – Polsek Keling Polres Jepara menerima penyerahan truk dan kayu dari aparat Polisi Kehutanan RPH Duren Tumpang, Rabu (07-06-2017). Truk dan kayu diduga dari illegal logging di Petak 147 RPH Duren Tumpang Desa Bumiharjo Kecamatan Keling Kabupaten Jepara.

Kapolres Jepara Ajun Komisaris Besar Polisi Yudianto Adhi Nugroho SIK melalui Kapolsek Keling AKP I Dewa Gede Mahendra menjelaskan, tersangka pelaku kasus illegal logging yang ditangkap S (57) Desa Blingoh Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara. Tersangka, dijerat pasal 83 ayat 1 huruf a dan b dan atau pasal 87 ayat 1 huruf a, b dan c Undang-Undang RI Nomor 18 tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Pihaknya menerima penyerahan dari Perhutani berupa pelaku illegal logging serta truk warna kuning R-1317- HD yang digunakan sebagai sarana angkut kayu hasil curian,” tutur AKP Mahendra.

Ngasono (48) Karyawan Perhutani Keling menuturkan, awalnya pada Rabu tanggal 07 Juni 2017 sekira pukul 10.20 WIB, dirinya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di area Perhutani petak 147 RPH Duren Tumpang Desa Bumiharjo Kecamatan Keling Kabupaten Jepara telah terjadi pengangkutan kayu jenis Randu milik perhutani yang dilakukan oleh pelaku. Mendapat informasi tersebut, bersama karyawan lainnya dari Perhutani melakukan pengintaian di lokasi, selanjutnya mantri Perhutani menangkap dan mengamankan pelaku illegal logging serta truk warna kuning sebagai sarana angkutan kayu randu hasil curian di jalan turut Dukuh Pejing Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara. (as)

Muspika Welahan Tarling di Desa Kalipucang Kulon

Tribratanewsjepara.com – Kapolsek Welahan Polres Jepara AKP Rismanto MH, bersama jajaran Muspika Welahan melaksanakan tarawih keliling (tarling) dalam rangkaian Safari Ramadhan di Masjid Jami Al Huda Desa Kalipucang Kulon Rt 03/04 Kecamatan Welahan Kabuapten Jepara, Rabu ( 7-6-2017) malam.

Tampak hadir dalam Tarling, Muspika, Petinggi beserta perangkat, Ketua Ta’mir Masjid dan pengurusnya serta para tokoh ulama dan masyarakat dan para jamaah Masjid Jami’ Al Huda.

Dalam kesempatan tersebut, Kaposlek Welahan AKP Rismanto MH menyampaikan himbauan agar tetap waspada dan berhati hati menjelang lebaran, yang mana biasanya tingkat kriminalitas meningkat. “Kami berpesan utamanya kepada ibu-ibu supaya lebih hati-hati saat akan belanja ke pasar, jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan sehingga memancing niat pelaku kriminalitas,” imbaunya.

Di Kecamatan Welahan sampai saat ini sudah kondusif mari kita pertahankan dengan aman dan nyaman. Melihat dari kejadian korban petasan rata-rata adalah dari anak-anak. “Lebih mengawasi secara ketat anak-anak kita supaya tidak bermain petasan/mercon maupun internet yang mengandung konten pornografi,” pinta Rismanto.

“Pelaksanaan takbir keliling agar seluruh elemen masyarakat supaya ikut mengawal dan jangan sampai terjadi tawuran antar desa. Mari kita tidak terlalu mudah untuk menerima berita yang belum tentu benar atau hoax,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Welahan KH Agus Nawawi dalam sambutannya mengatakan, Mari kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepad Allah SWT, di bulan Ramadhan yang suci ini mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan. Kalau akhlaq kita ini baik pasti negara aman dan kondusif dan itu pasti. (as)